July 25, 2020

Ole Gunnar Solskjaer: Manchester United Sudah Lama Berstatus Tim Ketiga Terbaik

Setelah mengawali musim 2019/20 dengan lambat, Manchester United sekarang disebut Ole Gunnar Solskjaer lebih kuat dan sang manajer juga mengatakan pasukannya sudah lama berstatus sebagai klub terbaik ketiga di Inggris. 

United mengawali musim dengan kemenangan telak 4-0 atas Chelsea di kandang sendiri. Hasil tersebut tentu saja menghadirkan optmistis fans namun pada akhirnya harapan tersebut memudar. 

Si Setan Merah gagal meraih hasil positif antara September dan Januari sehingga tertinggal jauh dari Liverpool. 

United juga berpeluang gagal mentas di Liga Champions untuk kedua kali secara berturut-turut namun kondisi tersebut berubah setelah kehadiran Bruno Fernandes. 

Bersama sang gelandang Portugal tersebut, pasukan Solskjaer meraih delapan kemenangan dari 13 laga dan mereka sekarang duduk manis di peringkat tiga klasemen. 

Kemenangan atau setidaknya hasil imbang lawan Leicester akan memastikan United kembali ke kompetisi paling elit di Eropa dan Solskjaer bahagia dengan perkembangan timnya. 

“Saya tahu, sejak Oktober, setelah rehat internasional, kami adalah pengumpul poin terbanyak ketiga,” ujarnya. 

“Kami ada di posisi itu dalam waktu yang lama, sayangnya kami kurang konsisten di awal musim. Sekarang konsitensi itu ada, level kebugaran terus membaik. Kami lebih kuat.”

“Dan tentu saja kami ingin berada di kelompok elit Eropa dan bermain di Liga Champions tetapi seperti kata Winston Churchill ‘kesuksesan bukan akhir, kegagalan tidaklah fatal – yang Anda butuhkan adalah keberanian untuk terus melangkah.”

“Itulah yang sedang kami kerjakan. Kami terus mengembangkan tim, meningkatkan kualitas dan itu bukan akhir dari sebuah petualangan. Ini hanyalah langkah maju dari sebuah proses.”

Meskipun United berstatus sebagai salah satu tim dengan penampilan bagus sejak restart, mereka baru menang sekali dari empat pertandingan terakhir. 

Faktor kelelahan ditenggarai sebagai masalah tetapi Solskjaer menegaskan timnya bakal berada di kondisi terbaik saat mentas di King Power Stadium. 

“Kami sudah menduga membutuhkan kemenangan di laga pamungkas untuk melewati Leicester. Saya mengatakan itu mungkin pada Januari,” lanjutnya. “Itu jadi tujuan, dan di sinilah kami berada.”

“Kami dalam posisi bagus. Sebelumnya kami harus memburu beberapa tim terkait poin dan jumlah gol dan para pemain melakukan pekerjaan yang fantastis, sesuai yang dibutuhkan. Kami terus memburu mereka dan sekarang tersisa 90 menit pertandingan.”

“Kondisi kami sama dengan tim lainnya, merasakan efek dari kompetisi yang panjang, namun kami siap bertarung. Semua tim pasti merasa kompetisi berjalan begitu lama.”

“Dalam lima atau enam pekan terakhir kami telah memberi bukti sebagai salah satu tim paling bugar dan kuat. Saya tidak mengkhawatirkan para pemain. Mereka tajam, segar dan siap.”